BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) Hadir di UPT SMAN 2 Pangkep, Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Stunting
Kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) yang mengangkat tema kesehatan reproduksi, pernikahan dini, dan pencegahan stunting digelar di UPT SMAN 2 Pangkep. Kegiatan ini dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Segeri sebagai tindak lanjut program kerja dari Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka memberikan pembinaan dan edukasi kepada remaja usia sekolah.
Kepala Puskesmas Kecamatan Segeri dalam materinya menyampaikan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja. Ia menekankan bahwa pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi dapat membantu siswa mengambil keputusan yang bijak serta menghindari risiko pernikahan dini yang berdampak pada kesehatan fisik maupun psikologis. Selain itu, pernikahan pada usia yang belum matang juga berpotensi meningkatkan risiko komplikasi kehamilan serta masalah kesehatan ibu dan anak.
Sementara itu, perwakilan BKKBN Kecamatan Segeri memaparkan realita kesehatan Generasi Z yang masih menghadapi tantangan serius, khususnya terkait stunting. Dijelaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan kondisi gagal tumbuh yang dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga produktivitas di masa depan. Edukasi sejak usia remaja dinilai sebagai langkah strategis dalam memutus mata rantai stunting.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Segeri, H. Aminullah S. Ag, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran KUA dalam memberikan edukasi kepada remaja usia sekolah. Ia menyampaikan bahwa pembekalan terkait pernikahan dini, stunting, dan kesehatan reproduksi sangat penting agar generasi muda memiliki kesiapan mental, fisik, dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Ibu Plt. Kepala UPT SMAN 2 Pangkep, St. Rahmah, S. Pd., M. Pd mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di sekolahnya. Ia menyebut kegiatan BRUS sebagai langkah strategis dalam membekali peserta didik dengan pengetahuan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, sosial, dan perencanaan kehidupan berkeluarga.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Pengawas UPT SMAN 2 Pangkep, ibu Hj. Fatmawati, S. H., M. Pd. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembinaan dan penguatan karakter remaja melalui edukasi yang menyeluruh dan berkelanjutan. Melalui kegiatan BRUS ini, diharapkan para siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri serta merencanakan masa depan dengan lebih bijak dan terarah.
*Tim Humas SMAN 2 Pangkep